RSS

gadis kecil Al-Aziz

hemm...
setiap tahun, aku selalu kangen sama suasananya. banyak juga cerita berkesan untuk bulan maghfira ini. tapi, agak berbeda untuk tahun ini. aku tak dapat genit lagi. ihiy ;). gak bissa colong-colongan lagi deh. dasar, gadis genit. hhhaha :D. jiah jangan dianggap serius doong. ini kan hanyalah permainan hati saja. niat ke masjidnya sih tetep ibadah atuh.
tapi tahun cukup asik loh. aku bisa ngerasain safari ramadhan bareng ayah :). jadi lebih romantis deh ;). ini aja baru pulang dari tarawih dan tadarus di salah satu masjid yang cukup jauh dari rumah. sekitar 7 kilo mungkin. dijabanin dah.
ada yang lucu malem ini. jadi, pas dateng masjid udah sesak banget. abis turun dari Supra Fitnya ayah aku langsung ngelonyor aja, berharap dalam hati, "aduh, masih adakah ruang untukku". ceile... eh, alhamdulillahnya, dapet satu tempat mepet banget sama pintu keluar-masuk. untungnya itu masjid sepi dari aksi bolak-balik WC sepeerti yang sering kutemui di masjid depan rumah.


pas, mau shalat. gawat saudara-saudara, saya melupakan sajadah. dan karpet sajadah pun gak nyampe ke tempat aku sujud-ruku'. baiklah, daripada tidak shalat sunnah tahiyatul masjid, lebih baik ku bersihkan saja ambal yang gak lembut itu. kanan-kiriku anak kecil semua. sebernanya aku paling seneng berhadapan dengan anak dibawah umur. tapi, entah kenapa keberanian dan keramah-tamahanku sirna seketika sampai akhirnya aku menyelesaikan shalat rawatib qabliyah isya'ku. oh no.
but, ini Amy geto loh, mungkin cuma perlu lima menit buat beradaptasi. sewaktu muadzin mengakhiri suara merdunya, aku dengan tampang muka tembok itu berbicara dengan gadis kecil yang lucu di sebelah kiriku.
"Dek, boleh ikutan dak sejadahnye ?"
si anak menoleh sang kakak disampingnya dan langsung membagi lahan ibadahnya malam itu.
"Makasih yah" bisiikku setelah beranjak dari duduk.
dia hanya tersenyum dan mengangguk.
selama shalat, aku kadang ingin tersenyum melihat tingkah polos adek yang sayangnya tak kutahu namanya ini. dia selalu menengok penuh saksama memperhatikan caraku mengamini setiap untaian do'a dari Imam. dan sesekali dia menirukan cara beranjakku, duduk pergantian antara shalawat dan do'a. hhhehe bener-bener buat gemes. coba aja pipinya sechubby punyaku ini, pasti udah aku cubit deh.
diakhir tarawih sebelum memulai witir. dengan polosnya gadis kecil itu berceloteh dengan khasnya.
"Lah, ngape sembahyang maghrib lagi ni yak"
aku dan kakak si gadis kecil tadi menemukan pandangan dan membagi tawa.
kujawab pertanyaan konyolnya itu.
"ini shalat witir sayang namonyo"
aku kembali tersenyum melihat ketersipuan gadis kecil ini.
dipenghujung shalat dan saatnya bersalaman. dia dan sang kakak menyambut tanganku sambil tertawa kecil. sekali lagi aku berbisik, "makasih yah dek".
okeh, pertemuan siingkat dengan gadis kecil itu mengingatkan aku pada anganku dulu.nantii akan kuceritakan dilain hari.


untuk nama yang membuatku 'ada' i love you

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
R.aut senja dekap Sang Bunda O.nak menari dahi Sang Ayah U.ngkap makna dalam cerita N.ilai budi dalam berkata N.isa rabu dalam purnama I.ngin gapai bintang dalam kerikil tajam S.aat surya berdamping hujan A.tau pelangi bersinar kala malam menyapa A.ntara rindu.rindu yang mengkristal M.eminjam puisi di sepertiga malam I.roni bercermin dalam fatamorgana N.yanyian subuh dalam dzikir Y.ang bertarung dalam indah dunia

Pengikut